Saya tergerak dan tertarik untuk berargumen tentang kehebohan akhir-akhir ini. Yaitu Marshanda yang melepas kerudungnya. Saya mengetahui fakta ini setelah saya menonton video nya di Youtube yang berjudul Marshanda The Unspoken Letter to God. Di video ini ia memang secara terang terangan tidak mengenakan hijab, pun di album foto Instagram nya. Saya tidak akan upload foto foto nya di sini, karena bukan itu point nya.
Masyarakat bilang Marshanda mengidap penyakit bipolar, yaitu semacam ber kepribadian ganda. Correct me if i’m wrong, saya tidak terlalu tau tentang penyakit psikologis tersebut. Tapi pengacara Marshanda mengatakan bahwa moment melepas jilbab itu bukan karena mental disorder namun karena keinginan dari pihak yang bersangkutan
Di samping karena suatu penyakit, fenomena melepas jilbab sebenarnya bukanlah hal yang baru. Setau saya sudah ada beberapa artis yang tiba-tiba melepaskan jilbab nya, seperti Tri Utami, Dewi Hughes, karena mungkin memang mereka tidak se populer Marshanda dan yang kita tau saat ini Marshanda adalah seorang motivator.
Melepas jilbab di kalangan saya sendiri, di lingkungan saya, sepertinya sudah biasa. Yang saya maksud sudah biasa adalah ada beberapa teman saya belum secara permanen mengenakan jilbab. Kalo di kampus berjilbab, kalo pergi sama temannya dia melepas jilbab nya. Atau kalo di kampus berjilbab tapi foto foto di media sosialnya tanpa jilbab. Mungkin teman kita tersebut jadi bahan omongan juga ya, dan yang lucunya yang ngomongin mereka juga bukan orang yang pake jilbab. Ini fenomena yang lebih lucu lagi menurut saya. Pun begitu dengan Marshanda, komentar yang saya lihat di instagram, saya yakin hampir 90 % adalah perempuan yang tidak mengenakan jilbab. Mereka membuat cacian, sindiran dan komentar negatif lainnya perihal lepas jilbabnya Marshanda. Sebenarnya tidak ada hukum pidana apapun atas lepas jilbab seorang muslimah ataupun memberi komentar negatif terhadap satu pihak.
Namun, manusia yang menertawakan aib orang lain, sebenarnya ia telah menertawakan diri nya sendiri dengan tawaan yang lebih kencang.
Manusia itu berproses dan berprogress. Kita ambil contoh sahabat Nabi, Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid. Kita tau siapa beliau sebelum menjadi khalifah dan beliau beliau membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk kembali ke jalan Allah. Tidak dapat dihindari memang seorang public figure adalah panutan, setiap gerak gerik nya dipantau dan dilihat, kesalahan sedikit adalah dosa besar. Hidup mereka sepertinya memang untuk dihujat. Jadikan sebuah pelajaran bahwa belum tentu kita lebih baik daripada orang yang kita anggap tidak lebih baik daripada kita.
Wassalam
Bismillah. Baiklah jika mbak bilang film PKI itu propaganda atau konspirasi atau fitnah, saya mengalah karena sepertinya mbak mengerti sekali tentang G30SPKI atau mbak pernah hidup di zaman itu? Yang saya tidak tau adalah jika PKI itu halal kenapa ada pemberantasan PKI? Kenapa ada penculikan jenderal-jenderal dan dibunuh? Jika PKI bukan sebuah kejahatan maka bisa saya ambil kesimpulan di sini bahwa Presiden Indonesia diperbolehkan dipimpin oleh turunan PKI padahal sepengetahuan saya, salah satu syarat untuk menjadi Presiden di Indonesia adalah ia bebas dan bukan dari turunan PKI.
Rasulullah saw bersabda, “Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam keadaan bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya.” (HR. Abu Daud) 
Wassalam

Bismillah. Baiklah jika mbak bilang film PKI itu propaganda atau konspirasi atau fitnah, saya mengalah karena sepertinya mbak mengerti sekali tentang G30SPKI atau mbak pernah hidup di zaman itu? Yang saya tidak tau adalah jika PKI itu halal kenapa ada pemberantasan PKI? Kenapa ada penculikan jenderal-jenderal dan dibunuh? Jika PKI bukan sebuah kejahatan maka bisa saya ambil kesimpulan di sini bahwa Presiden Indonesia diperbolehkan dipimpin oleh turunan PKI padahal sepengetahuan saya, salah satu syarat untuk menjadi Presiden di Indonesia adalah ia bebas dan bukan dari turunan PKI.
Rasulullah saw bersabda, “Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam keadaan bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya.” (HR. Abu Daud)
Wassalam

mrizkykurniawan

mrizkykurniawan:

Prabowo Mengundurkan Diri?

Pada tanggal 22 juli 2014 ketika penghitungan rekapitulasi suara pilpres oleh KPU masih berlangsung, calon presiden Prabowo Subianto berpidato ingin menggunakan hak konstitusionalnya dan menarik diri bersama saksinya agar tidak mengikuti proses rekapitulasi di KPU.

Berikut ini potongan pidato prabowo malam itu:

"Saya Prabowo-Hatta akan menggunakan hak konstitusional kami menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat hukum. Oleh karena itu kami menarik diri dari proses yang sedang berlangsung."

"Kami tidak bersedia mengorbankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat dipermainkan dan diselewengkan. Kami siap menang dan siap kalah dengan cara yang demokratis dan terhormat."

"Bagi setiap rakyat Indonesia yang telah memilih kami, kami minta untuk tetap tenang. Yakinlah kami tidak akan membiarkan hak demokrasi diciderai."

"Saya menginstruksikan kepada saksi-saksi yang sedang mengikuti proses rekapitulasi di KPU untuk tidak melanjutkan."

Di situ sangat jelas bahwa Prabowo sama sekali tidak mengatakan bahwa mengundurkan diri sebagai calon Presiden. Saya heran kenapa di twitter ramai sekali omongan Prabowo bisa dipelintir seperti itu.

Sudahlah, ga perlu nyinyir lagi untuk saat ini. Toh, kalo pun Jokowi kalah, mereka juga akan melakukan hal yang sama seperti Prabowo karena kubu mereka sudah mengatakan bahwa yang bisa mengalahkan mereka hanya kecurangan. Untuk membuktikan kecurangan hanya lewat MK sama seperti yang Prabowo ingin lakukan, karena memang sudah ada aturannya seperti itu. Pengambilan sikap melalui MK lebih baik dan elegan daripada pengerahan massa yang dapat mengakibatkan ketegangan nantinya.

Maaf saya memposting ini hanya untuk meluruskan persepsi masyarakat Indonesia yang dibentuk oleh segelintir orang atau media agar menciptakan pandangan bahwa Prabowo mengundurkan diri dan mengkerdilkannya.

Salam Tiga Jari Persatuan Indonesia!!!

Waduh masih ada lagi nih yang bebal dan ga terima tentang postingan saya yang tentang aliran sesat. Wah pertanda apa ini ya? Akhir jaman? Naudzubillah. Saya jawab menurut se pengetahuan saya aja deh, saya nggak sok pintar, yang paling luas ilmu nya cuman Allah aja. Percuma pintar tapi kalo aqidah nya nol. Bismillah.
Saya juga ga bilang kalo syiah dan JIL adalah kejahatan hahahahaha. Syiah dan JIL bukan termasuk tindak pidana. Tapi kalo MUI sudah menyatakan haram dan aliran tersebut sesat, tetap mau didukung? :) Sama aja kaya mendukung seks bebas, seks bebas bukan kejahatan dan kriminal tapi seks bebas jelas dilarang oleh agama. Sesederhana itu kita bisa menalarnya.
PKI bukan kejahatan? Komunis bukan kejahatan? Yang nyulik dan bunuh jenderal-jenderal dan dimasukkin lubang buaya bukan kejahatan? Kalo bukan kejahatan kenapa ada pemberantasan PKI? Kenapa ada peringatan G30SPKI? Hahaha jadi yang banyak baca buku siapa nih mbak? Saya juga pernah SD kok mbak. Saya juga pernah nonton film G30SPKI dan waktu saya SD, guru guru saya mengajarkan PKI itu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila khususnya sila ke 1. Semua kembali ke mbak sendiri deh.
Sudah ya. Percuma juga saya ngomong panjang lebar, orang yang paling susah dinasehatin itu orang-orang yang mendukung capres nya. Ini adalah hal yang konyol menurut saya.

Waduh masih ada lagi nih yang bebal dan ga terima tentang postingan saya yang tentang aliran sesat. Wah pertanda apa ini ya? Akhir jaman? Naudzubillah. Saya jawab menurut se pengetahuan saya aja deh, saya nggak sok pintar, yang paling luas ilmu nya cuman Allah aja. Percuma pintar tapi kalo aqidah nya nol. Bismillah.
Saya juga ga bilang kalo syiah dan JIL adalah kejahatan hahahahaha. Syiah dan JIL bukan termasuk tindak pidana. Tapi kalo MUI sudah menyatakan haram dan aliran tersebut sesat, tetap mau didukung? :) Sama aja kaya mendukung seks bebas, seks bebas bukan kejahatan dan kriminal tapi seks bebas jelas dilarang oleh agama. Sesederhana itu kita bisa menalarnya.
PKI bukan kejahatan? Komunis bukan kejahatan? Yang nyulik dan bunuh jenderal-jenderal dan dimasukkin lubang buaya bukan kejahatan? Kalo bukan kejahatan kenapa ada pemberantasan PKI? Kenapa ada peringatan G30SPKI? Hahaha jadi yang banyak baca buku siapa nih mbak? Saya juga pernah SD kok mbak. Saya juga pernah nonton film G30SPKI dan waktu saya SD, guru guru saya mengajarkan PKI itu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila khususnya sila ke 1. Semua kembali ke mbak sendiri deh.
Sudah ya. Percuma juga saya ngomong panjang lebar, orang yang paling susah dinasehatin itu orang-orang yang mendukung capres nya. Ini adalah hal yang konyol menurut saya.

Emang ngga ada pernyataan di dukung oleh siapa dan melantik siapa. Ini politik, dengan Jokowi yang sedang diserang terkait keislamannya. Mana mungkin dia ngomong kalo di dukung syiah. Itu sama aja bunuh diri. Sebenernya tanpa harus ngomong, dengan ada tokoh syiah dan JIL di dalam tim suksesnya otomatis massa dari sana sudah dikondisikan untuk mendukung Jokowi
RHS
Tadi sudah saya jelaskan, siapa saja anggota DPR dari PDIP yang beraliran syiah, ahmadiyah dan JIL. Dibaca lagi ya. Anda tau kan kalo Jokowi dari PDIP? Logikanya, kawan satu partai tidak mungkin tidak mendukung calon presidennya. Iya kan? Masalah melantik atau tidak. Jokowi dan JK baru saja terpilih menjadi presiden dan wakil presiden kemarin, bagaimana mungkin bisa tiba tiba ada pelantikan? Itu semua adalah rencana. Jika Anda masih ngotot bahwa ini tidak akan terjadi, silahkan. Tetapi baiknya kita adalah menghindari kebathilan. Mereka (syiah, ahmadiyah, JIL) mendukung Jokowi karena dirasa Jokowi juga mendukung aliran tersebut. Semua pasti ada feedback. Ini secara nalar kita berpikir. Tidak mungkin pilpres sedemikian besarnya hanya didukung satu pihak saja dari orang yang di belakang tanpa ada persetujuan dari pihak yang bersangkutan sendiri yaitu Jokowi. Ambil contoh. Anda sedang melakukan ujian, lalu teman Anda ingin menyontek pekerjaan Anda. Padahal menyontek tidak dibenarkan. Tetapi, karena Anda juga ingin mencontek pekerjaan teman Anda, akhirnya Anda mendukung teman Anda untuk menyontek pekerjaan Anda. Dan akhirnya terjadi kerja sama saling contek menyontek. Sesederhana itu :)

Jika Anda masih bertahan dengan pendapat Anda tentang ini. Silahkan. Saya sarankan banyak membaca berita dan membuat analisis dengan nalar. Saya tidak lagi berkenan melanjutkan tanggapan dari proses berpikir Anda. Terima kasih sudah mau bertukar pikiran dengan saya :)

Tadi sudah saya jelaskan, siapa saja anggota DPR dari PDIP yang beraliran syiah, ahmadiyah dan JIL. Dibaca lagi ya. Anda tau kan kalo Jokowi dari PDIP? Logikanya, kawan satu partai tidak mungkin tidak mendukung calon presidennya. Iya kan? Masalah melantik atau tidak. Jokowi dan JK baru saja terpilih menjadi presiden dan wakil presiden kemarin, bagaimana mungkin bisa tiba tiba ada pelantikan? Itu semua adalah rencana. Jika Anda masih ngotot bahwa ini tidak akan terjadi, silahkan. Tetapi baiknya kita adalah menghindari kebathilan. Mereka (syiah, ahmadiyah, JIL) mendukung Jokowi karena dirasa Jokowi juga mendukung aliran tersebut. Semua pasti ada feedback. Ini secara nalar kita berpikir. Tidak mungkin pilpres sedemikian besarnya hanya didukung satu pihak saja dari orang yang di belakang tanpa ada persetujuan dari pihak yang bersangkutan sendiri yaitu Jokowi. Ambil contoh. Anda sedang melakukan ujian, lalu teman Anda ingin menyontek pekerjaan Anda. Padahal menyontek tidak dibenarkan. Tetapi, karena Anda juga ingin mencontek pekerjaan teman Anda, akhirnya Anda mendukung teman Anda untuk menyontek pekerjaan Anda. Dan akhirnya terjadi kerja sama saling contek menyontek. Sesederhana itu :)

Jika Anda masih bertahan dengan pendapat Anda tentang ini. Silahkan. Saya sarankan banyak membaca berita dan membuat analisis dengan nalar. Saya tidak lagi berkenan melanjutkan tanggapan dari proses berpikir Anda. Terima kasih sudah mau bertukar pikiran dengan saya :)

Bismillah. Iya terserah Anda jika Anda mendukung syiah yang membenci dan tidak mengakui sahabat mulia Rasulullah. Anda boleh mendukung syiah yang memperbolehkan menikah mut’ah. Anda boleh mendukung Jaringan Islam Liberal yang tidak mewajibkan sholat lima waktu dan mengenakan hijab bagi yang perempuan (jadi saya bisa menyimpulkan Anda sepakat sholat lima waktu bukan tiang agama). Anda boleh mendukung Iran. Anda boleh mendukung aliran yang ditetapkan MUI beraliran sesat. Semoga Anda bukan “summun bukmun umyun” Aamiin.

Bismillah. Iya terserah Anda jika Anda mendukung syiah yang membenci dan tidak mengakui sahabat mulia Rasulullah. Anda boleh mendukung syiah yang memperbolehkan menikah mut’ah. Anda boleh mendukung Jaringan Islam Liberal yang tidak mewajibkan sholat lima waktu dan mengenakan hijab bagi yang perempuan (jadi saya bisa menyimpulkan Anda sepakat sholat lima waktu bukan tiang agama). Anda boleh mendukung Iran. Anda boleh mendukung aliran yang ditetapkan MUI beraliran sesat. Semoga Anda bukan “summun bukmun umyun” Aamiin.

Allah SWT tidak akan pernah meridhai orang orang yang ingin merusak agamaNya. Nabi Muhammad tidak akan pernah sudi dirinya didukung oleh orang yang ingin menghancurkan agama Islam. Allah SWT berfirman jangan kau ambil seorang sahabat yang jelas jelas dan secara terang terangan ingin merusak agama Allah. Syiah dengan terang terangan tidak mau mengakui sahabat-sahabat Nabi Muhammad. Jaringan Islam Liberal dengan jelas memutuskan bahwa sholat fardhu tidak diwajibkan. Jika Anda berani bilang ini tidak merusak. Silahkan. Tetapi, Allah sudah berkata jangan kau ambil seorang sahabat yang dengan jelas ingin merusak agama Ku. Ingat firman Allah di surah Al Baqarah ayat 18: Shummun bukmun ‘umyun fahum laayarji’uun - Mereka tuli, bisu dan buta maka mereka tidak akan kembali kepada jalan yang benar.
Naudzubillah semoga kita bukan golongan orang yang tuli dan bisu serta buta.

Allah SWT tidak akan pernah meridhai orang orang yang ingin merusak agamaNya. Nabi Muhammad tidak akan pernah sudi dirinya didukung oleh orang yang ingin menghancurkan agama Islam. Allah SWT berfirman jangan kau ambil seorang sahabat yang jelas jelas dan secara terang terangan ingin merusak agama Allah. Syiah dengan terang terangan tidak mau mengakui sahabat-sahabat Nabi Muhammad. Jaringan Islam Liberal dengan jelas memutuskan bahwa sholat fardhu tidak diwajibkan. Jika Anda berani bilang ini tidak merusak. Silahkan. Tetapi, Allah sudah berkata jangan kau ambil seorang sahabat yang dengan jelas ingin merusak agama Ku. Ingat firman Allah di surah Al Baqarah ayat 18: Shummun bukmun ‘umyun fahum laayarji’uun - Mereka tuli, bisu dan buta maka mereka tidak akan kembali kepada jalan yang benar.
Naudzubillah semoga kita bukan golongan orang yang tuli dan bisu serta buta.

Bismillahirrahmanirrahim
1. Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) organisasi Syiah di Indonesia, secara bulat mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pemilu presiden mendatang. Pasangan Jokowi-JK dinilai memiliki komitmen untuk mendukung Bhinneka Tunggal Ika. Sumber: Kompas. Kompas adalah salah satu media terbesar di Indonesia yang secara terang terangan mendukung Joko Widodo.

2. Zuhairi Misrawi, tokoh JIL (Jaringan Islam Liberal), caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan tokoh Syiah untuk menjadi menteri agama jika nanti PDIP berkuasa. 

Saya rasa Jokowi didukung oleh Syiah, Ahmadiyah dan JIL bukan lah sebuah issue belaka karena anggota DPR RI dari PDIP adalah:
1. Zuhairi Misrawi - tokoh JIL
2. Ulil Abhsar - tokoh JIL
3. Jalalludin Rahmat - tokoh Syiah
4. Rieke Dyah Pitaloka - turunan PKI

Wallahu’alam bissawab.

Bismillahirrahmanirrahim
1. Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) organisasi Syiah di Indonesia, secara bulat mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam pemilu presiden mendatang. Pasangan Jokowi-JK dinilai memiliki komitmen untuk mendukung Bhinneka Tunggal Ika. Sumber: Kompas. Kompas adalah salah satu media terbesar di Indonesia yang secara terang terangan mendukung Joko Widodo.

2. Zuhairi Misrawi, tokoh JIL (Jaringan Islam Liberal), caleg dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan tokoh Syiah untuk menjadi menteri agama jika nanti PDIP berkuasa.

Saya rasa Jokowi didukung oleh Syiah, Ahmadiyah dan JIL bukan lah sebuah issue belaka karena anggota DPR RI dari PDIP adalah:
1. Zuhairi Misrawi - tokoh JIL
2. Ulil Abhsar - tokoh JIL
3. Jalalludin Rahmat - tokoh Syiah
4. Rieke Dyah Pitaloka - turunan PKI

Wallahu’alam bissawab.

Saya berpihak kepada Prabowo karena yang saya tau Jokowi didukung oleh orang-orang Syiah, JIL dan Ahmadiyah, yang ketiga aliran Islam itu telah dinyatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai aliran yang sesat. Saya berpihak kepada Prabowo bukan berarti Prabowo sepenuhnya benar. Saya berpihak kepada Prabowo bukan berarti Prabowo suci. Saya memilih karena sila ke 1, Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya memilih karena saya seorang Muslim. Saya berpihak kepada Prabowo karena saya akan mempertanggung jawabkan keberpihakan saya untuk Prabowo kepada Allah di akhirat. Saya berpihak kepada Prabowo karena saya membela agama Allah. Saya berpihak kepada Prabowo karena saya melindungi agama Allah. Saya berpihak kepada Prabowo karena saya adalah jamaah Allah SWT.

Izinkanlah Indonesia dipimpin oleh khalifah Mu yang taat kepada Mu, yang memegang teguh syahadat, yang membela agama Mu, yang berjihad di jalan Mu, yang menegakkan agama Islam dan yang menjadikan Muhammad sebagai suri tauladannya.